Loading...
Monday, September 18, 2017

Katakan TIDAK untuk ODOP!


Ahad, 17 September 2017 sekitar pukul setengah delapan malam, saya resmi dimasukkan ke grup WhatsApp ODOP Batch 4. Ini semua adalah 'ulah' Mas Tian, salah satu admin grup tersebut!

Grup Baru Lagi

Bisa dibilang WhatsApp adalah sarana komunikasi terbaik saat ini. Aplikasi perpesanan lintas platform yang biasa disingkat WA ini memang memikat banyak orang dengan kemampuannya menyajikan pengalaman bertukar pesan yang cukup mengasyikkan dengan biaya nyaris gratis, hanya kuota internet tanpa biaya berlangganan aplikasi.

Grup WA adalah layanan obrolan seru yang memungkinkan bergabungnya para pengguna dalam satu komunitas sesuai yang diinginkan oleh sang admin, pembuat dan pengurus grup tersebut. Dan seiring berkembangnya sosialisasi para pengguna maka tidak heran satu pengguna masuk dalam beberapa grup berbeda-beda. Entah itu grup alumni sekolah, komunitas hobi, komunitas kerja, komunitas RT juga barangkali. Nah, sejak itulah maka WA berubah menjadi kebutuhan wajib bagi para penggunanya.

Dan demikianlah adanya, para penggagas dan pengurus ODOP (One Day One Post) pun memanfaatkan grup WA untuk komunitas kepenulisan ini. Tentunya, grup baru lagi bagi saya.

Momok Itu Adalah Pesan Berantai

Selama ini, setiap kali saya bergabung (atau digabungkan) ke grup-grup WA, maka sebuah konsekwensi yang sering membuat saya merasa terganggu adalah banyaknya broadcast dan pesan berantai yang di-posting para anggota grup.

Tak jarang pesan berantai yang isinya sama di-posting oleh beberapa teman dan di beberapa grup yang malangnya saya masuk di grup-grup yang di-paste pesan tersebut. Dan parahnya lagi, pesan berantai tersebut panjangnya luar biasa. Itu bagi saya sangat mengganggu.

Halah, Tidak Suka Isinya ya Sudah Tidak Usah Dibaca!

Iya, kita memang boleh tidak suka pada pesan berantai dan broadcast yang di-posting di grup, dan tentu saja kalau tidak suka ya sudah tidak usah dibaca.

Memang saya akui banyak pesan berantai tersebut berisi informasi ataupun kabar yang baik dan bermanfaat. Dan banyak anggota yang terbantu dengan adanya pesan tersebut. Tapi saya kok kadang merasa kurang sreg saja.

Pertama, banyak yang sekedar copy-paste (copas) tanpa peduli kebenaran isinya. Kedua, banyak pesan berantai yang isinya hoax (info atau berita palsu dan tidak benar). Ketiga, kadang satu grup posting-an berantai diulang-ulang. Keempat, sering kali informasi penting dari admin malah terabaikan gara-gara banyaknya pesan berantai yang disebarkan.

Itu sih sebagian kecil dari rasa terganggunya saya akan banyaknya posting-an tanpa filter. Tentu tidak semua sependapat dengan saya....

Katakan Tidak ya, untuk Grup ODOP!

Saya cuma berharap agar pesan-pesan berantai tidak masuk ke grup baru saya ini. ODOP, cukuplah link ke tulisan di blog para peserta dan info-info dari admin. Itu saja sih, dari pada saya tidak menulis post di blog ini. Semoga judulnya membuat penasaran saja. Hehehe.

Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa dikritisi di kolom komentar ya... Salam kenal buat para admin dan teman-teman peserta ODOP. Yuk, belajar menulis terus....

5 komentar:

  1. Nanti akan ada aturan itu, nggak boleh ada BC apapun kecuali yang berhubungan dengan literasi...

    ReplyDelete
  2. Judulnya bikin saya mau baca..

    Sukses dan semangat selalu!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas. Eh, ini mas Kamandanu ya? Hehehe...

      Delete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP