Loading...
Friday, December 29, 2017

Seru-Seru Asik Nih Ikut RCO


Ceritanya, saya sedang mengikuti Reading Challenge ODOP yang diselenggarakan para PJ di komunitas One Day One Post. Untuk tingkat 1 dimulai dari 18 Desember sampai berakhir nanti 31 Desember 2017.

Reading Challenge ODOP atau disingkat RCO, adalah tantangan membaca setiap hari. Dan pada tingkat 1 ini masih enteng saja, peserta harus membaca 2 judul buku dengan wajib perhari minimal 20 halaman. Bagi penggila baca buku pasti enteng sekali.

Saya memilih buku berjudul WALISONGO Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482 M). Buku pertama dari serial trilogi Revolusi Islam Jawa buah karya Rachmad Abdullah, S.Si., M.Pd ini adalah sebuah buku non fiksi. Buku sejarah tentang awal masuknya Islam di Indonesia, khususnya di Jawa, dengan perantara perjuangan para ulama yang tergabung dalam dewan wali yang lebih dikenal dengan nama Wali Songo. Insya Allah saya ingin menulis review buku ini di posting-an tersendiri.

Saya yang terbiasa membaca buku fiksi, mencoba membaca buku non fiksi. Barangkali ini buku non fiksi pertama yang saya baca tuntas dari halaman pertama sampai terakhir (240 halaman). Setiap hari saya hanya bisa setor 20-an halaman baca. Ternyata membaca buku non fiksi cukup asik juga, apalagi memang muatan sejarahnya yang saya suka.

Kesan saya ikut RCO adalah, serunya menyempatkan diri untuk membaca. Memaksa menuntaskan lembar demi lembar halaman dengan sabar. Sejauh ini saya bisa mengikuti ritme tantangan perdana. Semoga saya bisa naik tingkatan, meski saya sempat merasa down  melihat jumlah halaman peserta lain yang sudah wow sekali, bahkan tidak hanya ratusan, sudah ada yang memasuki angka ribuan lembar.

Saya berterima kasih buat para PJ RCO, semoga sabar merekap setiap hari. Saya sangat beruntung mengenal komunitas ini, sehingga saya bisa memaksa diri membaca dan menulis setiap hari. Maju teru RCO dan ODOP!

10 komentar:

  1. Replies
    1. Walah... ini aja pinjeman. Belum inget mau ngembaliin.

      Delete
  2. Saya kalau baca buku nonfiksi, juga terbatas. Nggak bisa banyak halamannya

    ReplyDelete
  3. hihi, bacaannya ngeri-ngeri sedap nih

    ReplyDelete
  4. Betul sih, bagi mereka para penggila baca atau disebut kutu buku baca segitu mah enteng. Tapi bagi yang nggak justru jadi tantangan tersendiri, tetap semangat, Mas.. Good luck..

    ReplyDelete
  5. Baca buku non fiksi butuh waktu berhari-hari memang. Tidak seasik ketika menikmati fiksi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul katamu, Nis. Salut sama kamu yg waw bacaannya.

      Delete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP