Loading...
Thursday, October 12, 2017

Pemuda Ahli Ibadah


Serial Lembar Ibrah
Dalam kisah Abdullah bin Amru bin Ash Pemuda Ahli Ibadah
Dikisahkan oleh Suden Basayev

Amru bin Ash menghadap pada Rasulullah Saw.

"Wahai Rasul, aku ingin mengadu padamu."

"Amru bin Ash, ada apa? Katakan padaku...," tukas Rasulullah menyilakan.

"Ini tentang Abdullah putraku, ya Rasulullah."

"Putramu yang cerdas dan dikaruniai Allah kemampuan menghafal yang kuat itu? Ada masalah apa dengannya?"

Amru bin Ash segera menjawab, "Engkau tahu ya Rasulullah, siangnya Abdullah itu untuk berpuasa, dan malamnya untuk salat serta berzikir."

Rasulullah mengangguk.

"Engkau ingat, Abdulah pernah bertanya padamu berapa lama sebaiknya waktu untuk mengkhatamkan Alquran."

"Awalnya kukatakan padanya 20 hari," kenang Rasulullah Saw. "Dia ternyata mampu lebih dari itu. Lalu kuanjurkan mengkhatamkan dalam waktu 15 hari."

"Benar, Rasulullah. Putraku pun mampu lebih dari itu. Engkau anjurkan 10 hari, bahkan 5 hari, ternyata Abdullah mampu melampauinya. Bahkan dia sering khatam dalam sehari-semalam," kisah Amru bin Ash.

"Iya. Ada masalah apa dengannya?" tanya Rasulullah.

"Kerajinannya beribadah, menjauhkan dia dari keluarga."

Rasulullah kemudian memanggil Abdullah bin Amru bin Ash. Begitu pemuda ahli ibadah itu menghadap, beliau meraih tangan Abdullah. Lalu meletakkannya ke tangan sang ayah.

"Wahai Abdullah."

"Saya, ya Rasul."

"Kerjakan apa yang aku perintahkan kepadamu, dan taatilah ayahmu," kata Rasulullah.

Abdullah mengangguk. Dan sejak saat itu, dia menaati kemauan ayahnya. Menyeimbangkan ibadah dengan ketaatan pada orangtua.

4 komentar:

  1. Masya Allah.. masih ada stok pemuda seperti inikah? pengen indent :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang tersisa para pemuda akhir zaman yg berusaha menjadi pribadi2 baik dan shaleh. Mau? Persiapkan diri sebagai gadis shalihah, niscaya Allah akan menuntunkan seorang pemuda shaleh untukmu. Aamiin...

      Delete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP