Loading...
Monday, October 29, 2012

Ketika Si Kecil Tak Kenal Capek

Anak saya tersayang sudah bisa berjalan. Hobi barunya adalah menapak ke manapun kaki melangkah. Tak peduli apapun dan di manapun. Bahkan tempat berbahaya pun dia datangi. Tentu karena dia belum mengerti akan bahayanya.

Rumah kami yang berada di pinggir jalan, tentu membuat kami serba was-was. Apalagi anak saya sering berlari ke sana. Dilarang dengan seruan hanya sia-sia. Didekati dia malah makin kencang berlari. Lucunya lagi, dia akan marah kalau sampai dipegangi. Hal ini juga berlaku ketika dia harus main ke rumah saudara dan tetangga yang menuju ke sananya musti menanjak jalan. Ah, istriku sampai bingung. Dipegangi anaknya marah dan menjerit tangis, kalau tidak dipegangi bisa jatuh nantinya.

Haikal, anak saya yang paling ganteng di dunia itu, memang sedang senang-senangnya menikmati hal baru. Berjalan ke sana kemari tanpa kenal capek sama sekali. Lucu kalau mengamati tingkah lugunya.

Capek. Itu hal biasa bagi para orangtua ketika harus mendamping anak yang baru bisa berjalan. Si anak tidak akan peduli meski ayah dan ibunya sudah capek mengikuti ke mana dia. Di sinilah para orangtua dilatih sabar menjalaninya. Biarkan anak tumbuh sebagaimana mestinya. Nikmati saja.

Anak memang belum bisa mengerti apa itu bahaya. Jalan yang lalu-lalang kendaraan tidak digubrisnya. Jalan menanjak-menurun yang bisa membuatnya jatuh tak dipeduli. Kitalah, sebagai orangtua yang harus bisa menjaganya dengan sabar.

Anak juga belum paham yang namanya capek. Tapi ia sebenarnya juga bisa capek. Maka pilihan yang baik adalah rutin memijatkannya ke tukang pijat bayi yang sudah berpengalaman. Kalau di kampung seperti saya, ada para dukun bayi yang bisa memijatnya.

Atau kita sendiri yang memijatnya ketika si anak mau bobok. Haikal juga senang kalau kakinya dipijat kedua orangtuanya ketika mau tidur. Dan, nikmati saja kelelahan demi kelelahan ini. Toh, ada pahala berlipat ganda jika kita tetap ikhlas menjalaninya.

Semangat, ya, istriku tercinta. :)

0 komentar:

Post a Comment

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP