Loading...
Sunday, July 25, 2021

Pak RT Sakit

Pak RT Sakit
Belakangan ini banyak sekali kabar duka tersiar. Begitu pula di kampung Jon Koplo di Weru. Nyaris setiap hari ada kematian warga, baik karena Covid-19 maupun sebab lainnya.

Koplo yang juga seorang ketua RT sudah lebih dari sepekan menderita sakit. Awalnya demam dan sekujur tubuh sakit tanpa disertai batuk. Sayangnya, Koplo enggan ke dokter karena takut disuruh swab. Dia khawatir ketahuan positif Covid-19 dan harus isolasi.

Suatu kali, istrinya, Lady Cempluk, menulis pesan di grup Whatsapp RT. Cempluk meneruskan imbauan dari puskesmas agar warga tetap taat prokes. Beberapa warga membalas pesan itu dan saling mendoakan agar selalu sehat.

Tiba-tiba, muncul chat dari Genduk Nicole yang mengejutkan. “Apa Pak RT durung mati, Bu?”

Grup mendadak sepi. Tak ada warga yang berani menanggapi. Usut punya usut, sebenarnya Nicole hendak bertanya, “Apa Pak RT durung mari [belum sembuh], Bu?”. Tetapi dia salah ketik.

Niatnya hendak mengetik “mari”, yang tertulis malah jadi “mati”. Memang dasarnya huruf R dan T berdekatan. Apalagi Nicole yang sedang buru-buru tak sempat mengecek lagi chat-nya.

Baru satu jam kemudian Nicole baru membuka gawainya. Ada japri dari Tom Gembus, salah satu tetangganya. “Nic, kamu kok doain Pak RT mati sih?” tulis Gembus. 

Pak RT Sakit

Nicole bergegas mengecek pesan di grup RT. Kagetlah dia bukan main. Mau hapus pesan sudah tidak bisa, pasti anggota grup dan Bu RT juga sudah membacanya.

“Mohon maaf salah ketik, maksud saya ‘mari’, bukan ‘mati’. Nyuwun pangapunten saestu, Bu RT dan Pak RT,” tulis Nicole serba salah.

Bergegas dia menelepon Cempluk dan meminta maaf. “Enggak apa-apa, kok, saya ngerti pasti salah ketik,” jawab Bu RT Cempluk membuat Nicole agak tenang.

“Kamu tahu enggak, semalam Pak RT aku tangisi lho, soalnya sakitnya sudah lebih sepekan dan belum juga sembuh. Mana tiap hari ada berita duka. Eh malah kamu tadi salah ketik begitu.”

Mendengar itu, Nicole kembali tak enak hati dan berulang kali meminta maaf pada Bu RT. Ia juga berjanji, lain kali akan lebih hati-hati menulis pesan.

Pengirim: Wakhid Syamsudin. Weru, Sukoharjo

Dimuat di harian Solopos edisi 24 Juli 2021

20 komentar:

  1. Gegara typo Nicole jadi gak enak hati sama Buk Rete 😁 emang ya typo kadang suka bikin sebel...

    ReplyDelete
  2. typo membuat runyam hubungan manusia. entah itu hubungan suami istri, pertemanan, percintaan, dll.

    ReplyDelete
  3. Gara-gara salah ketik dan beda satu huruf maknanya sudah jauh ya, Kak. Saya juga sering typo Kak.

    ReplyDelete
  4. Aku juga nih hobi salah ketik gini 😅
    Untungnya ke temen aja jadi masih pada maklum

    ReplyDelete
  5. Wkwkwk.. Typo membawa luka��

    ReplyDelete
  6. Enak banget baca ceritanya.. Duh jadi banyak belajar akunya. Makasih inspirasi tulisannya kak, semoga kita bukan tim yg suka typo yak wkwk

    ReplyDelete
  7. Typo itu memang berbahaya ya kak
    Bagus ga ada perang dunia juga hahaha

    ReplyDelete
  8. Ternyata typooo.... Mari jadi mati...��

    Wahh... Jadi koreksi nih klo mau kirim pesan. Jangan sampai salah ketik.. ��

    ReplyDelete
  9. Tapi typo kadang bukan dr ketikan kita juga, Kamus hp juga sering buat kita jd seperti typo, dia pandai ngedit sendiri. ;(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, makanya aku gak suka, dan mematikan tuh kamus.

      Delete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP