Loading...
Wednesday, March 31, 2021

Tikus Gabah

Seusai panen, Mbok Lady Cempluk menyerahkan sekarung gabah kepada Jon Koplo, anaknya yang sudah berkeluarga. "Kalau berasmu habis selepkan sendiri nanti," katanya.

"Nggih, Mbok. Matur nuwun," sahut Koplo.

Koplo tidak memiliki sawah. Untuk makan keluarga kecilnya, dia kerap dikirimi beras oleh ibunya. Tetapi, tumben, Mbok Cempluk kali ini memberi gabah, bukan beras.

Hari berikutnya, Genduk Nicole. istri Koplo, membangunkannya setelah tidur lagi selepas Subuh. "Mas, lihat gabahmu diacak-acak tikus."

Di lantai sekitar karung gabah berserakan kulit gabah yang isinya sudah dimakan tikus. Karungnya berlubang di beberapa tempat.


Nicole lekas menyapu kulit gabah itu. Koplo mengambil lakban dan menutup lubang bekas gigitan tikus di karung gabah.

Besoknya, kejadian itu terulang lagi. Kulit gabah berserakan di sekitar karung. "Apa kita racun saja tikusnya, Nic?" usul Koplo.

"Jangan, Mas. Nanti mati di sembarang tempat, ngambon-amboni. Ya kalau bangkainya bisa langsung ketemu, kalau tidak kan repot."

Malamnya, Koplo memindahkan gabah ke ruang depan, dekat meja televisi. Tapi, usaha itu tak berhasil. Paginya, kulit gabah berserakan lagi, malah lebih banyak. "Lama-lama habis gabah sekarung itu, Mas," omel Nicole kesal.

Malam harinya, Nicole yang hendak mengeloni Tom Gembus, anak balitanya, kaget. "Mas, ini kok gabah ditaruh di kamar?" teriaknya.

"Enggak apa-apa tidur dekat gabah. Semoga tikusnya enggak berani mendekat," sahut Koplo.

Nicole hanya geleng-geleng kepala dengan ide aneh suaminya itu. Saat azan Subuh, Koplo terbangun langsung mengecek karung gabah. "Alhamdulillah, Nic, gabahnya aman!" teriak Koplo saking girangnya.

Nicole kaget, bahkan si kecil Gembus ikut terbangun. "Pagi-pagi teriak kirain ada apa, Mas. Bikin kaget saja!" omel Nicole.

Tapi, Koplo tak peduli. Dia girang mengelus-elus karung gabahnya yang anab dari tikus semalam. "Keloni saja gabahnya tiap malam, Mas," gerutu Nicole.

Pengirim: Wakhid Syamsudin. Weru, Sukoharjo.

Dimuat di koran Solopos edisi 29 Maret 2021

1 komentar:

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP