Loading...
Saturday, March 9, 2019

Mencari Hikmah Sebuah Titik


Judul: Mencari Sebuah Titik
Penulis: Torianu Wisnu
Penerbit: Quanta (Elex Media Komputindo)
ISBN: 978-602-02-7217-7
Genre: Motivasi islami
Terbit: 2015
Tebal: 160 halaman

Ini hanyalah sebuah cara, untuk mengenal Tuhan dan Islam.

Dalam menjalani hari demi hari kehidupan kita, selayaknya seperti kepingan puzzle yang bisa kita susun dan rangkai dengan cara masing-masing. Jika kita cermat dan jeli, akan banyak tebaran hikmah yang bisa kita raih, di mana setiap peristiwa sesederhana apa pun akan mengantar kita pada sebuah titik akhir yang di sana kita bisa bertemu dengan kesejatian diri dalam mengenal Tuhan.

Torianu Wisnu dalam bukunya setebal 160 halaman ini, menuturkan jalinan puzzle kehidupan dalam usahanya menemukan titik akhir pencariannya. Pembaca diajaknya merenung, mengambil hikmah setiap peristiwa, tanpa perlu menunggu ada kejadian yang benar-benar wah. Dalam keseharian kita, di sanalah berjuta hikmah bisa dituai.

Buku ini memuat motivasi yang disajikan dengan sangat ringan, berupa catatan-catatan kecil yang tiap bab bisa dibaca sekali teguk, tanpa perlu banyak berpikir. Mengalir dengan sangat enteng, seperti kita berjalan di jalanan yang biasa kita lalui, meniti jembatan kehidupan yang saban hari kita lewati. Dan di situlah, perenungan itu hadir.

Kalau Anda butuh bacaan ringan dan tidak ingin berpikir jelimet, maka tulisan Torianu Wisnu ini bisa Anda nikmati. Seperti teh hangat, yang bisa disesap sambil ditemani makanan apa saja yang terhidang di meja. Menikmati segala kesyukuran, sambil melantunkan ayat yang diulang berkali-kali dalam Ar Rahman: Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

4 komentar:

  1. Menikmatinya dengan sebatang korek api? #gagalfokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Pas mau foto sampulnya yg ada di dekatku barang2 itu. :P

      Delete
  2. Terima kasih untuk ulasannya. :)
    Buku ini berlanjut ke "J A L A N Pulang" yang sementara masih dalam tahap digital (pdf) dan sedang berproses untuk menuju cetak.

    Salam, Tory.

    ReplyDelete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP