Loading...
Tuesday, February 5, 2019

Teknis Dasar Kirim Naskah


Menulis untuk media massa, baik cetak maupun daring, adalah sebuah tantangan tersendiri. Rasanya puas sekali kalau bisa dimuat di media yang kita incar. Sebagian penulis pemula kadang masih bingung terkait teknis pengiriman naskahnya. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya tentang hal ini.

Di zaman serba internet ini, kita dimudahkan sangat dengan adanya koneksi gaib bernama jaringan data. Maka tidak perlu lagi mengirim naskah lewat jasa kurir atau pos. Naskah dengan mudah dikirim lewat email. Wajiblah bagi penulis punya akun email, mau Yahoo, Gmail, Outlook, dll, silakan.

Teknis dasarnya adalah, kita buat tulisan dalam format Miscrosoft Word, baik disimpan dalam doc, docx, atau rtf. Dalam 1 file tersebut, isinya naskah kita, di bawahnya cantumkan biodata seperlunya. Nama pena, nama asli, alamat domisili, nomor KTP, nomor telepon, dan email. Boleh disertai foto dan scan/foto KTP. Tidak lupa pula cantumkan nomor rekening bank untuk pencairan honor jika dimuat.

Setelah siap file tersebut, kita buka email. Tulis email baru, isi alamat email tujuan, pada subject atau judul email tulis jenis naskah dan judul tulisan (misal: Opini-Kartini Masa Kini, atau Cerpen-Kita Manusia), pada badan email tulis pengantar naskah dengan memperkenalkan diri dan harapan dimuat pada rubrik yang diincar. Untuk naskah yang sudah kita buat dalam MS Word kita lampirkan. Lalu kirimkan. Satu email satu naskah saja, ya.

Pengantar di badan email juga seperlunya saja ya, jangan terlalu panjang. Sebagai contoh, misalnya:  

Salam. Perkenalkan saya Wakhid Syamsudin dari Sukoharjo, bersama ini mengirim naskah cerpen berjudul Piatu. Semoga berkenan membacanya, dan jika layak saya berharap bisa dimuat di Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat. Terima kasih. 

Salam, Wakhid Syamsudin.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Jangan sekalipun mengirim naskah sama ke beberapa media pada waktu bersamaan. Kalau sampai terjadi pemuatan satu naskah di dua media atau lebih, maka kita akan masuk blacklist di media tersebut. Hati-hati ya. Jangan pula mengirimkan tulisan hasil plagiat. Ini adalah dosa besar bagi penulis.

Semoga bermanfaat. Jika ada yang masih perlu ditanyakan, silakan tulis di kolom komentar. Terima kasih.

9 komentar:

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP