Loading...
Wednesday, February 7, 2018

Amplop Kelalen


Kisah ini terjadi ketika warga Sidowayah, Ngreco, Weru, Sukoharjo, membesuk Gendhuk Nicole, tetangga yang dirawat di salah satu rumah sakit di daerah Klaten. Warga mencarter sebuah bus tanggung.

Ketika sudah di dalam bus, Jon Koplo selaku ketua RT mengumpulkan dana iuran dari warga yang ikut. Setelah uang terkumpul, Koplo menyisihkan sebagian untuk biaya carteran bus, sisanya semua dimasukkan ke amplop.

"Ini nanti tolong ibu-ibu yang menyerahkan amplopnya, ya?" pinta Koplo.

"Mbah Cempluk saja yang paling sepuh, lebih afdal," usul Tom Gembus. Jon Koplo setuju, amplop diserahkan kepada Mbah Cempluk.


Sesampai di rumah sakit ternyata keadaan Gendhuk Nicole sudah cukup membaik. Dia sudah bisa diajak berbicara para penjenguknya. Setelah dirasa cukup waktunya, Jon Koplo mewakili pamit pada keluarga Gendhuk Nicole yang menjaganya. Rombongan segera bersalaman dan kembali ke parkiran, naik ke bus carteran.

Ketika perjalanan pulang sudah setengah jalan, tiba-tiba terdengar ribut-ribut. Jon Koplo lekas bertanya, "Ada apa kok pada ramai?"

Mbah Cempluk yang menjawab, "Nyuwun pangapunten, Pak RT. Saya lupa menyerahkan amplopnya. Ini amplop masih saya bawa!"

Wadhuh! Jon Koplo saknalika kelimpungan. "Wah, kok bisa lupa ta, Mbah. Terus bagaimana ini?"

"Ya, maaf, Pak RT, lagian suruh bawa orang tua, kan saya sering lupa," Mbah Cempluk membela diri.

Seisi bus mengeluh. Akhirnya, Tom Gembus menengahi, "Semua sudah terlanjur. Besok kalau Gendhuk Nicole sudah dibawa pulang, Pak RT antar amplopnya sambil minta maaf kalau kelupaan. Ndak apa-apa begitu."

Semua mengangguk setuju. Namanya juga sudah sepuh, mau bagaimana lagi?

Wakhid Syamsudin
Sidowayah RT 01 RW 06 Ngreco, Weru, Sukoharjo

Dimuat di harian Solopos edisi Selasa Pahing, 6 Februari 2018.

Alhamdulillah, sekali lagi tulisan ringan saya berhasil dimuat di koran. Saya mengirimkannya lewat email tangal 5 dan esok harinya langsung lolos dimuat. Semoga menjadi penyemangat dalam menulis.

11 komentar:

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP