Loading...
Thursday, January 25, 2018

Mengenal Tanda Elipsis


Saya sangat sering menjumpai pada tulisan teman-teman yang sedang belajar menulis, adanya tanda baca yang digunakan tanpa mengindahkan kaidah ejaan yang seharusnya. Contohnya pada kalimat berikut:

Mas, mau minum apa? Kopi, teh, atau....... mungkin mau susu?
Coba fokus pada deretan tanda titik yang digunakan. Berapa jumlahnya? Apa itu bermanfaat? Atau mubazir? Yang pasti itu tidak sesuai dengan kaidah ejaan yang berlaku pada PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) yang Disempurnakan.

Baiklah, di sini kita akan mengenal tanda baca elipsis. Elipsis berasal dari bahasa Yunani: ἔλλειψις, élleipsis, (penghilangan) adalah tanda baca yang biasanya menandai penghilangan sengaja suatu kata atau frasa dari teks aslinya. Tanda ini dapat menunjukkan jeda pada pembicaraan, pikiran yang belum selesai, atau, pada akhir kalimat, penurunan volume menuju kesenyapan (aposiopesis). Simbol untuk tanda elipsis adalah rangkaian tiga tanda titik (...) atau suatu glif yang berupa tiga bintik (…). Sumber: Wikipedia.

Tanda elipsis (...) dipakai dalam kalimat terputus-putus. Ingat ya, hanya tiga titik, jangan lebih dan jangan kurang. Juga dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan.

Contoh penulisan salah di atas bisa kita edit, perhatikan tanda titik-titiknya. Jadi, yang benar tidak usah boros tanda titik. Jadinya seperti ini:

Mas, mau minum apa? Kopi, teh, atau ... mungkin mau susu?
Perhatikan! Tanda elipsis didahului dan diikuti dengan spasi. Tapi jika memang kalimatnya terpenggal maka boleh diberi koma (,). Perhatikan berikut ini:

Kalau begitu ..., marilah ke rumah Afnan.
Jika kamu tidak melupakan kenangan dengan dia ..., aku bisa apa coba?

Sementara jika tanda elipsis digunakan pada akhir kalimat, maka ia harus diikuti satu tanda titik. Jadi 3 elipsis dan 1 titik penutup, total 4 titik. Jangan lebih. Contohnya:

Sementara Haryono masih tersiksa dengan kenangan perpisahan itu ....

Nah, saya kira ini dulu tentang pengenalan pada tanda elipsis (...). Semoga tidak ada lagi yang menulis dengan borosnya tanda titik, padahal cukup 3 titik sebagai tanda elipsis.

#30DWCday15

6 komentar:

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP