Loading...
Tuesday, November 14, 2017

Pembalap Zaman Now, Senggolan Berbalas Karung Pasir


Sebuah video aksi balap motor sedang viral di linimasa facebook hasil unggahan akun bernama Yuni Rusmini. Apa yang membuatnya begitu menarik perhatian para pengguna media sosial tersebut?

Dalam video berdurasi sekitar 2,5 menit itu tampak dalam suatu balapan, seorang pembalap yang mengenakan rompi polisi berwarna hijau, sengaja menyenggol pembalap lain yang berjaket kuning, hingga tidak bisa mengendalikan laju motor yang kemudian jatuh ke pinggir lintasan.


Masih dalam satu video, pembalap berjaket kuning itu geram. Lantas menunggu pembalap yang menyenggolnya itu melewati satu putaran hingga melintas ke tempat insiden penyenggolan. Begitu terlihat pembalap berompi polisi itu mendekat, si pembalap berjaket kuning lekas mengambil sekarung pasir pembatas lintasan dan menunggu target di tengah jalan. Ketika penyenggolnya lewat, lekas dilemparnya karung pasir dan mengenai ban depan. Jatuhlah si rompi polisi.

Video viral ini setelah ditelusuri ternyata kejadian nyata di road race Bondowoso, Jawa Timur yang terjadi pada Minggu, 12 November 2017. Identitas kedua pembalap pun terkuak. Hasan adalah nama pembalap berompi polisi yang menyenggol, sedangkan pelempar karung pasir adalah Dimas. Keduanya warga Bondowoso.


Kejadian memalukan ini berbuntut panjang tentunya. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur geram dengan adanya insiden ini. "Sudah ditelusuri identitasnya. Keduanya akan kita panggil untuk menerima sanksi," kata Bambang Haribowo, Ketua Pengprov IMI Jawa Timur.

Ketika laporan ini sampai ke IMI Pusat, usai menyaksikan video viral tersebut, Medya Saputra selaku Kabid Balap Motor IMI Pusat angkat bicara. "Ada dua kejadian. Tapi intinya, saya sarankan IMI Jatim menghukum seberat-beratnya. Terutama pembalap yang melempar karung," katanya.

Medya Saputra juga mengusulkan sanksi itu berupa larangan balap lagi untuk pelempar karung, dan yang mengawali penyenggolan dihukum 3 tahun tidak boleh balapan. "Tapi keputusan tetap wewenang IPI Jatim," pungkasnya.

Referensi: tribunnews, okezone, gridoto.com
Foto: @M. Hasan Bolang @Yuni Rusmini

7 komentar:

  1. Ada sedikit typo di akhir kayanya mas. IMI yang berubah jadi IPI. Pas di paragraf terakhir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti pancingan biar Mbak Isnaini Annisa komentar berhasil. Hahaha. #modus #alesan

      Delete
    2. Hahaha males banget. Aku pasti meninggalkan jejak kok kalau lagi sempet untuk BW.

      Delete
  2. serem bgt..
    Vinales, Rossi, Marquez? lewaaaat

    ReplyDelete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP