Loading...
Monday, November 6, 2017

Humaira Setahun Kini


Dan kalender menunjuk hari ke-6 di bulan November 2017. Penuh syukur menyambutnya. Hari ini adalah tepat setahun kelahiranmu, Humaira. Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

Kehadiranmu bagai penyejuk hati bagi Ayah, bagi bundamu, juga kakakmu. Kamu tahu, Humaira, saat kamu masih dalam kandungan Bunda, kami seolah tidak sabar ingin segera melihatmu terlahir. Dan syukur alhamdulillah, segalanya serba dimudahkan Allah. Engkau lahir dengan membawa serentetan rezeki tak terduga. Maka nikmat Allah tidak ada yang layak didustakan.

Kamu ingat, Humaira, saat kamu masih dalam kandungan, betapa heboh dirimu di dalam rahim Bunda. Polah gerakmu yang sangat-sangat aktif, sesuka hati kamu tendang perut Bunda, kamu tidak tahu kan betapa Bunda sampai harus menahan sakit saat polahmu sedemikian heboh?

Sampai saat kamu lahir. Kemudahan dari Allah, segala sudah diatur-Nya dengan indah. Selamat datang, duhai cantikku, mata beningmu mulai berkenalan dengan hawa dunia. Selamat datang penyempurna kebahagiaan, selamat datang Humaira Syamsa Afanin.


Seiring berjalannya sang waktu, kamu tumbuh sebagai bayi yang lincah, sehat selalu, hampir-hampir tidak pernah menangis. Kamu tahu betapa Kak Haikal selalu gemas sama kamu. Betapa Ayah selalu geregetan sama kamu. Betapa Mbah Uti selalu menjadikanmu pelepas lelah dengan derai candamu....


Hari ini kamu genap setahun, Humaira. Kamu selalu lucu memamerkan dua gigi bawah dan empat gigi atasmu. Kamu selalu menggemaskan dengan langkah kakimu yang sudah mulai telaten. Siapa yang bisa menahan senyum jika melihatmu menari jika mendengar suara musik atau sekedar tabuhan asal-asalan kakakmu. Humaira, kamu sadar tidak, kehadiranmu memberi warna bagi dunia kita semua?

Kamu pasti suka dengan suara kakakmu saat menyanyikan lagu untuk kamu. Dengarkan itu...

Humaira jangan menangis
ayah dan bunda di sampingmu
Humaira ayo tertawa
bersama kakak bercanda ria
Humaira, Humaira...

Melihat senyumanmu yang indah
hilang sudah segala gundah
Mendengar celotehmu yang renyah
lenyaplah segala lelah
Humaira, Humaira...

Coba lihat langit terbentang
Tanda Allah begitu sayang
Bumi terhampar begitu luas
Kasih sayang-Nya tak terbatas
Humaira, Humaira....

Ayah sayang padamu
Bunda sayang padamu
Kakak sayang padamu
Semuanya sayang padamu
Humaira, Humaira...

Dan hari ini, 6 November, adalah hari milik kamu, Humaira. Segala peluk ciumku untukmu. Tetaplah selalu sehat, ya, Sayang. Tapi ingatlah untuk mensyukuri segala nikmat ini. Semoga Allah selalu menyagangi kita, dan meridhai setiap jengkal kebahagiaan kita.

Subhanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar!

6 komentar:

  1. Barakallah... moga selalu mendapat rezeki dan barokah, met milaaaaad ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih pak guru. Semoga demikian juga dgn pak dwi sekelurga... Aamiin

      Delete
  2. Bafakallahu fii umrik Humaira. Wah, itu lagu bikinan bang Haikal beneran mas Wakhid?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, tante... Lagu yg bikin bapaknya yg nyanyiin kakaknya. Hehehe...

      Delete
  3. Selamat milad, Humaira. Makan yang banyak, ya. Biar cepet besar. =p~
    Hihi

    ReplyDelete

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP