Loading...
Sunday, November 5, 2017

Buku "Evolusi Mimpi Menata Indonesia", Sebuah Persembahan Andrinof Chaniago


Sebuah buku berjudul "Evolusi Mimpi Menata Indonesia" diluncuran di Rumah Perubahan Rhenald Kasali, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu, 4 November 2017.

Buku ini menuangkan ide dan gagasan seorang Andrinof A. Chaniago tentang pembangunan Indonesia. Buku ini dibuat dari pemikirannya sejak 2014 yang terkait dengan masa jabatannya dulu sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Buku setebal 226 halaman ini ditulis oleh Ade Wiharso dan Lina Marlina, diterbitkan oleh RMBooks. Beberapa catatan penting Andrinof diulas di sini, terutama gagasan-gagasan utamanya dalam pembangunan dan kebijakan publik yang diambil pemerintah maupun visi Indnonesia tahun 2033 di mana ia memberikan ide pemindahan ibu kota negara.


"Ada ide-ide yang perlu disosialisasikan," kata Andrinof dalam sambutannya. "Menata Indonesia, antara lain memperkuat lapisan masyarakat yang masih lemah, menyebarkan pusat-pusat pertumbuhan dan memulihkan keseimbangan ekosistem."

Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan ini merasa pentingnya menciptakan keseimbangan antarkelas sosial, antarwilayah, antarsektor, dan antarunsur ekosistem. Dan jika sudah seimbang, maka akan menjadi landasan kokoh untuk meraik pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Peluncuran buku ini juga merupakan kado ulang tahun bagi Andrinof yang terlahir di Padang, 3 November 1962. Pada peluncurannya, dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Mutya Hafidz, Komisaris Adhi Karya Fadjroel Rahman, dan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Hilmar Farid.

Andrinof dalam pemikirannya, selalu mengingatkan agar hasil dari pembangunan jangan merusak lingkungan. Pembangunan harus memikirkan efek bagi generasi selanjutnya yang akan merasakan dan menikmati hasil dari pembangunan tersebut.

"Semoga buku ini bermanfaat sebagai sumbangsih pemikiran untuk Republik Indonesia," pungkas Andrinof menyampaikan harapannya.


Referensi: rmol.co, republika.co.id, jpnn.com

0 komentar:

Post a Comment

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP