Loading...
Thursday, November 24, 2011

Bukan Ijin Menipu

Mulai memasuki kawasan kelurahan Grajegan Tawangsari. Kali ini, jatah demo di Dukuh Grogol RT 02/01, Grajegan. Saat mencari rumah Pak RT-nya, kami bertanya ke salah satu warga dan segera mendapatkan rumah beliau.

Begitu sampai di rumah Pak RT, disambut si empu rumah yang sedang duduk di sebuah kursi di serambi rumah. Tidak terlihat sambutan yang ramah, apalagi setelah kukatakan maksud kedatanganku. Sikap beliau terkesan meremehkan.

"Mau minta ijin promosi kacamata, Pak."

Tanpa senyum, tuh bapak menjawab, "Maaf, tidak bisa. Saya sudah berulang kali ketipu. Cari tempat lain saja!"

Hm..., apa kami mirip penipu, Pak RT yang terhormat?

"Oh..., berarti tidak bisa, ya, Pak?" kataku menyurut emosi, "Kira-kira, selain di rumah Bapak, ada ndak rumah yang lain yang biasa dipakai promosi di RT sini?"

"Ya, cari tempat warga saja. Tapi saya juga tidak berani menunjuk rumah siapa. Di sini sering kena tipu. Saya nggak mau disalahkan."

Hm..., aku bisa berpikir jernih. Memang sih tugas RT berat, tanpa imbalan pantas, sering jadi sasaran kesalahan jika warga dirugikan. Ini juga efek dari adanya penipuan berkedok sales yang sering kudengar terjadi di beberapa tempat.

"Ya sudah, Pak, kami minta pamit," kataku.

Bersama Bowo, kutuju rumah Pak Bayan yang alhamdulillah se-RT dengan si bapak tadi. Alhasil, di rumah Pak Bayan dengan senang hati menerima kedatangan kami. Penerimaan yang jauh berbeda dengan si Bapak RT.

Demo di Grogol RT 02/01 mendapatkan seorang pembeli, meski hujan turun dengan lebatnya. Alhamdulillah.

0 komentar:

Post a Comment

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.

 
TOP